Thursday, 28 April 2016

Bersedih Karena Dunia, Susah di Akhirat

Bersedih Karena Dunia, Susah di Akhirat


“Wahai anak Adam! Siapa yang bersedih karena dunia, hal itu hanya akan menjauhkannya dari Allah. Di dunia dia lelah, di akhirat mendapat susah. Allah akan membuat hatinya selalu risau, selalu sibuk berkepanjangan, -miskin tak pernah bisa kaya, dan selalu diliputi oleh angan-angan.
Wahai anak Adam! Umurmu setiap hari berkurang, tapi engkau tidak mengetahui, Setiap hari Aku datang membawa rezekimu, tapi engkau tak pernah puas dengan yang sedikit, dan tak pernah
kenyang dengan harta yang banyak.
Wahai anak Adam! Setiap hari aku berikan rezeki padamu. Sementara setiap malam para malaikat datang pada-Ku membawa amal burukmu. Engkau makan rezeki-Ku, tapi engkau bermaksiat kepada-Ku. Engkau berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Kebaikan-Ku tercurahkan untukmu, tetapi kejahatanmu yang sampai kepada-Ku. Sebaik-baik kekasihmu adalah Aku. Sedangkan seburuk-buruk hamba-Ku adalah engkau. Engkau lepaskan apa yang Kuberikan padamu. Kututupi keburukanmu setelah sebelumnya terbuka. Aku malu padamu, tetapi engkau tak pernah malu pada-Ku.
Engkau
melupakan-Ku dan mengingat yang lain. Engkau merasa takut pada manusia, dan merasa aman dari-Ku. Engkau takut pada murka mereka dan tidak takut dengan murka-Ku.
Hadits Qudsi dari kitab kimiya As-Sa'adah karya Imam Al-Ghazali

Anda Mengeluh Tidak Makan Seharian

Anda Mengeluh Tidak Makan Seharian


Anas ibn Malik ra. bercerita:
Suatu hari Nabi Muhammad saw. berkunjung ke rumah Siti Fatimah ra. lalu, Fatimah mengadu kepada beliau bahwa ia sekeluarga belum makan sejak tiga hari. Nabi pun memperlihatkan perutnya yang diganjal batu. Beliau bersabda: Fatimah, kalau kalian belum makan sejak tiga hari, Ayahmu sudah empat hari belum mencicipi makanan sama sekali. Lalu Rasulullah saw. meninggalkan rumah Fatimah sambil bergumam, “Kasihan Hasan dan Husain yang sedang kelaparan!”. Beliau terus menyusuri jalan-jalan sekitar Madinah hingga melewati Pasar.
Di sana beliau bertemu dengan seorang a’rabi (pedalaman) yang sedang menimba air dari sumur. Beliau berhenti di dekat orang itu. Orang tidak tahu bahwa yang berhenti di dekatnya adalah Nabi Muhammad saw. Beliau bertanya padanya, wahai a’rabi apa kau membutuhkan seseorang untuk disewa jasanya? Ia menjawab, ya. Apa tugasnya? Menimba air dari sumur ini. Lalu si a’rabi memberikan timba kepada Nabi.
Beliau mulai menimba air. Satu timba air diberi upah tiga kurma. Beliau makan tiga kurma tersebut. Beliau menimba lagi sebanyak delapan (8) timba air. Ketika mau menimba yang ke-sembilan, talinya putus hingga timbanya jatuh ke dalam sumur.
Nabi jadi bingung. Lalu si a’rabi itu menghampiri beliau dengan wajah murka dan menampar wajah Rasulullah saw. Ia memberikan upah 24 kurma kepada beliau. Beliau menerima upah tersebut. Lalu beliau mengambil timba dari sumur tadi (tentu sangat dalam) dengan tangannya dan melemparkannya ke hadapan si a’rabi.
Beliau meninggalkan si a’rabi. Orang itu tertegun sejenak dan berkata: Ini bukan orang sembarangan. Ini pasti seorang Nabi! Ia mengambil pisau besar dan memotong tangan kanannya yang telah menampar Nabi tadi. Ia pun pingsan.
Lalu ada satu rombongan menemukan a’rabi yang pingsan tadi. Mereka memercikkan air padanya sampai ia sadar. Apa yang menimpamu? Kata mereka.
Aku telah menampar wajah seseorang yang menurutku dia adalah Nabi Muhammad saw. Aku takut terkena siksa Allah. Makanya, kupotong tangan yang telah lancang menampar Nabi tadi.
Kemudian ia bergegas menuju masjid Nabawi sambil membawa tangan kanan yang terpotong. Ia berteriak: Wahai para sahabat Muhammad, mana Muhammad? Abu Bakar, Umar dan Utsman sedang duduk di masjid tersebut. Mereka bertanya,, "Mengapa kau mencari Nabi Muhammad?"
Orang itu menjawab, "Aku ada kepentingan dengannya." Lalu Salman al-Farisi mengantarkan orang a’rabi itu ke rumah Fatimah ra.
Setelah mendapatkan upah kurma, Rasulullah saw. bergegas ke rumah puterinya (Fatimah). Beliau memangku Hasan di paha kanan dan Husain di paha kiri sambil menyuapi mereka berdua dengan kurma. Lalu terdengarlah si a’rabi berteriak, "Wahai Muhammad!"
Rasulullah menyuruh Fatimah untuk melihat siapa yang datang. Fatimah keluar dan melihat ada seorang a’rabi yang sedang memegang tangan kanannya yang terpotong dan berlumuran darah.
Fatimah masuk ke rumahnya untuk memberi tahu kepada Ayahnya apa yang ia lihat. Nabi berdiri menghampiri si a’rabi.
Saat melihat Nabi, si a’rabi berkata: Wahai Nabi Muhammad, maafkan diriku. Sungguh tadi aku tidak mengenalmu. Nabi bertanya, mengapa kau potong tanganmu? Ia jawab, Aku tidak sudi membiarkan tangan yang telah kugunakan untuk menampar wajahmu. Nabi bersabda, Masuklah pada agama Islam, kau akan selamat!
Ia berkata, wahai Muhammad! Kalau kau memang seorang Nabi, sambungkan lagi tanganku yang terpotong ini. Nabi mengambil tangan kanan a’rabi tersebut dan meletakkan di tempat semula, disambungkannya dan diusap dengan tangan beliau, serta dibacakan asma Allah dan diludahi. Subhanallah, dengan izin Allah tangan tersebut sembuh seperti semula. Kemudian, si a’rabi tadi masuk Islam. Alhamdulillah...
Ambil hikmah dari kisah ini
- Mengapa nabi tidak minta makanan kepada para sahabat, kan mereka banyak yang kaya? Silakan direnungkan.
Beratnya ujian menunjukkan tingginya kelas

Sunday, 24 April 2016

6 Alasan Mencari Teman Shaleh

6 Alasan Mencari Teman Shaleh


: يقول ابن القيم رحمه الله
مجالسة الصالحين تحولك من ستة إلى ستة

1- من الشك إلى اليقين
2- ومن الرياء إلى الإخلاص
3- ومن الغفلة إلى الذكر
4- ومن الرغبة في الدنيا إلى الرغبة في الآخرة
5- ومن الكبر إلى التواضع
6- ومن سوء النية إلى النصيحة
Imam ibnul qayyim rahimahullah berkata :
"Berkumpul dengan orang-orang yang sholeh akan mengubahmu dari enam hal kepada enam hal :
1. Dari keraguan (dalam perkara agama) menjadi yakin.
2. Dari sikap riya' menjadi ikhlas dalam beribadah.
3. Dari lalai untuk berdzikir menjadi senantiasa berdzikir.
4. Dari ambisius dunia menjadi cinta akhirat.
5. Dari sifat sombong menjadi penuh tawadhu'.
6. Dari niat yang buruk dalam berbicara menjadi senantiasa memberi ikhlas memberi nasihat.

Perdamaian Maknanya Mengalah

Perdamaian Maknanya Mengalah


Habib Ali Al-Jufri:
Saat itu, Imam Hasan bin Ali bin Abi Thalib adalah orang yang berhak untuk diangkat menjadi khalifah. Ketika beliau memahami bahwa kelanjutannya dalam masalah khilafah akan menimbulkan pertumpahan darah, beliau langsung mengalah. Padahal saat itu beliau telah dibai'at oleh sebagian orang Islam.
Demi menjaga agar tidak terjadi pertumpatahan darah, beliau mengalah dan memberikan tahta khilafah kepada Mu'awiyah bin Ai Sufyan dengan syarat bahwa Muawiyah mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sebagian pendukung Imam Hasan pada waktu itu sangat marah dengan sikap yang beliau ambil. Pernah suatu kali, salah seorang dari mereka berjalan melewati Imam Hasan dan berkata,
"Assalamualaika ya mudzillah mu'minin."
(Mudzillah Mu'minin artinya seseorang yang telah mempermalukan dan menghinakan orang-orang mukmin).
Lalu Imam Hasan memanggilnya dan berkata, "Apa yang tadi kamu katakan?"
Tadi saya mengatakan, "Assalamualaika ya Mudzillah mu'minin."
Imam Hasan menjawab, "Saya bukan seperti kamu sebutkan. Tapi saya tidak suka bahwa saya membunuh mereka hanya karena kekuasaan."
Sikap seperti ini telah didukung oleh Rasulullah Saw. jauh sebelum sikap ini beliau ambil. Rasulullah Saw. pernah bersabda,
"Sungguh cucuku ini (Imam Hasan) adalah Sayyid (seorang tuan). Semoga Allah mendamaikan di antara dua golongan besar dari orang-orang Islam dengannya." HR. Bukhari
Jadi golongan mana yang akan kita ikuti? Golongan Rasulullah-kah atau golongan yang lainnya?

Menangis Karena Shalat

Menangis Karena Shalat

Ada seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf. Isam memiliki akidah yang mantap. AKhlak karimah merupakan aksesorinya. Dalam kesehariannya, dia bersikap zuhud, wara', dan senantiasa berusaha untuk menunaikan shalat se khusu mungkin.

walaupun begitu, hati Isam tidak pernah terlepas dari perasaan khawatir. Dia khawatir akhlak dan ibadahnya itu tidak bernilai apa-apa di hadapan Allah. Oleh karena itu, isam ingin mengetahui kekurangan yang ada pada dirinya. Tujuannya sudah tentu ingin memperbaiki kualitas akhlak dan ibadahnya. Untuk itu, isam selalu bertanya kepada orang yang dalam pandangannya lebih unggul, baik dalam hal akidah, akhlak, maupun ibadah.

Suatu hari, Isam menghadiri sebuah majelis taklim yang diisi oleh Hatim Al Asam. Kesempatan ini senantiasa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kali ini, isam bertanya tentang kekhusuan shalat. 

"Kalau boleh tahu, bagaimana Anda mendirikan shalat?"
"Ketika waktu shalat tiba, saya berwudhu, baik lahir maupin batin."
"Apa maksud Syeikh, berwudhu batin?"
"Berwudhu lahir itu sudah biasa. Setiap muslim tahu cara membasuh anggota badan saat wudhu. Wudhu batin artinya membasuh diri dengan tujuh perkara, yaitu bertobat, menyesali dosa, tidak tergila-gila dengan dunia, menepis keinginan untuk mendapatkan pujian manusia, menjauhi hidup bermegah-megahan, meninggalkan sifat khianat, dan menanggalkan sifat dengki."

"Setelah itu, apa yang syaikh lakukan?"
"Saya berangkat ke Masjid, kemudian menghadap kiblat. Saya berdiri dengan penuh kewaspadaan. Saya membayangkan Allah ada dihadapan saya, surga disebelah kanan, neraka di sebelah kiri, dan malaikat maut di belakang. Saya juga membayangkan seolah-olah berdiri di atas Shirat. Hal yang penting, sya selalu menganggap setiap kali shalat sebagai shalat terakhir. Kemudian, sya membaca takbiratul ihram dengan sebaik-baiknya. Setiap bacaan shalat, saya pahami dengan baik. Saat ruku dan sujud, saya bersikap tawadhu. Memasuki tasyahud, hati saya penuh dengan pengharapan. Terakhir, saya mengucapkan salam dengan tulus. Selama 30 tahun, saya mendirikan shalat seperti itu."

Setelah mendengar pemaparan tersebut, Isam menangis sejadi-jadinya . Ternyata, shalat yang dilakukan selama ini belum ada apa-apanya dibandingkan shalat Syaikh Hatim. Besok dan seterusnya, saya harus shalat lebih baik lagi gumamnya dalam hati. 

Sumber : Buku "Like Father Like Son" Penulis Mohamad Zaka Al-Farisi

Saturday, 23 April 2016

Jihad Dalam Mencari Nafkah

Jihad Dalam Mencari Nafkah


Jihad dalam mencari nafkah, Jihad mencari ilmu, Jihad melawan hawa nafsu dan masih banyak lagi jihad-jihad yang setiap hari bisa kita lakukan.

Adapun Kunci-kunci kemenangan dalam jihad Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah menjelaskan butuh lima syarat mencapai kemenangan:
Pertama: ISTIQAMAH: Kuntinue, rutin dalam beramal.
Kedua: Banyak berdzikir (mengingat) menyebut nama Allah Subhaanahu Wa Ta’ala
Ketiga: Mentaati Allah dan mentaati Rasul-Nya
Keempat: Persatuan kalimat dan tidak saling berbantah bantahan, karena itu akan menghantarkan kepada kegentaran dan kelemahan. Berbantah-bantahan ini adalah tentara yang bisa menguatkan musuh dari orang yang saling berbantah-bantahan untuk mengalahkan mereka. Karena dengan bersatu, suatu pasukan seperti seikat anak panah yang tidak seorang pun mampu mematahkannya. Jika anak panah itu dipisah-pisah, musuh akan bisa mematahkannya.
Kelima: Yang merupakan kunci, pilar dan penopang keempat hal di atas, yaitu : Sabar.
Inilah lima hal yang menjadi dasar terbangunnya kemenangan.
Inilah lima hal yang menjadi dasar terbangunnya kemenangan. Ketika kelima hal ini atau sebagiannya hilang, kemenangan pun akan hilang sebanding dengan berkurangnya sebagian darinya. Jika semuanya terkumpul, satu sama lain akan saling menguatkan.
Mudah-mudahan Allah Ta'ala selalu memberikan kepada kita keberkahan umur hingga setiap hari kita bisa bermuhasabah untuk menjadikan hari ini lebih baik dari hari-hari kemarin.

Saat Iblis Merasakan Ketakutan Hebat

Saat Iblis Merasa Ketakutan Hebat

Sebagaimana diketahui, iblis pernah meminta penangguhan ajal sampai hari kiamat. Allah mengabulkan permintaan ini. Oleh karena itu, usia iblis sangat panjang. Entah sudah berapa ribu tahun usia iblis sampai sekarang. Sekian lama iblis malang melintang di dunia untuk menyesatkan umat manusia, sudah pasti pengalamannya segudang. Padahal, usia rata-rata manusia hanya 75 tahun. Pengalaman manusia kalah jauh dibandingkan iblis.

Namun, pada saatnya kelak, iblis akan merasakan sakaratul maut yang maha dahsyat. Iblis akan mengalami kematian paling pedih dan mengenaskan. Saat ajal iblis tiba, malaikat maut akan membentaknya keras.
"Berhentilah kamu iblis! Ajalmu sudah tiba! Kini, saatnya kamu merasakan kepedihan sakaratul maut. Sudah saatnya kamu mengalami kesakitan tiada terkira."
Mendengar hardikan malaikat maut, spontan iblis lari pontang panting tanpa melihat kiri dan kanan. Perasaan takut begitu menghantuinya, terbayang bagaimana sakitnya sakaratul maut. Belum lagi nanti harus menghadapi azab abadi di neraka.

"Kamu tidak bisa lari, ls'natullah!" bentak malaikat maut dengan suara menggelegar.

Dengan mudah, malaikat maut dapat menghadang iblis. Setiap kali iblis mencoba kabur, malaikat maut selalu saja sudah ada dihadapannya. Hal ini membuat ketakutan iblis semakin menjadi-jadi.

Meskipun demikian, iblis terus saja mencoba kabur, yang ada di kepalanya hanya lari sejauh mungkin. Namun, malang tak dapat ditentang, tidak ada lagi tempat untuk bersembunyi.

Merasa kesal dengan keadaan tersebut, iblis berlari sekuat tenaga menuju kuburan musuh bebuyutannya, yaitu Nabi Adam as.

"Hai Adam! Gara-gara kamu, aku mendapat laknat ALlah."

"Tak ada gunanya menyalahkan masa lalu!" hardik malaikat maut yang terlihat semakin garang.
Kemudian, iblis berbalik menghada[ malaikat maut. "Siksa apa yang akan aku rasakan?"

"Kamu akan merasakan azab yang kepedihannya tak terperikan. Tidak hanya berlipat ganda, tetapi juga kekal."

Tidak ada harapan, iblis semakin ketakutan. Saking takutnya, iblis berguling-guling di atas tanah. Mulutnya terus saja menjerit-jerit keras. Kemudian, iblis berlari kencang dari barat ke timur. Akhirnya, iblis sampai di tempat ketika dia diturunkan ke bumi untuk kali pertama. Namun, disana Malaikat Zabaniah sudah menghadang dengan rantai di tangan. Sia-sia semua usaha iblis.

Sumber : Buku "Like Father Like Som" Penulis Mohamad Zaka Al-Farisi

Friday, 22 April 2016

Blog bisa Daftar Adsense

Blog Bisa Daftar Adsense

Artikel ini saya buat agar anda tahu betapa susahnya mendaftar adsense seperti hal yang saya alami sebelum akhirnya bisa full approve atau disetujui oleh saya dan juga google tentunya.
Saya sudah mencoba beberapa kali untuk mengajukan permohonan untuk bisa mengikuti jasa iklan yang di tawarkan oleh google. Saat pertama saya mendaftar di blog tepatnya pada situs blogger yang milik google sendiri. Tiga kali saya gagal mendaftar di blog, dengan alasan karena navigasi atau lay out pada blog saya tidak ter struktur, banyaknya perayapan url yang error dan sebagainya. Akhirnya saya mencari solusi untuk menyelesaikan atau memperbaiki yang diperintahkan oleh google dalam memenuhi syarat pendaftaran.

Perjalanan meraih keberhasilan google adsense


Setelah daftar lagi juga masih ada yang error yaitu pada struktur, mungkin karena baru saja di perbaiki dan sistem perayapan belum meng-index kesitu. Akhirnya saya mencoba bertanya pada teman saya yang sudah berhasil. Dan dia menyarankan saya untuk mencoba mendaftar dengan cara lain dan bekerja juga dengan cara lain. Maksudnya adalah mendaftar di youtube, kita bisa menjadi mitra youtube dengan cara membuat channel di youtube setelah itu upload secara rutin video. Jika sudah beberapa video, maka kita monetize channel video kita. Setelah itu Baru di kaitkan dengan akun adsense. Sejak saat itulah saya mendaftar lewat youtube. Hanya dua kali bisa langsung di terima.

Kesimpulannya adalah dengan mendaftar melalui youtube, maka kita bisa lebih mudah untuk mendapatkan persetujuan, karena di youtube hanya menggunakan persyaratan upload video original/asli saja. Jadi lebih mudah.

Nah, untuk memasang iklan di situs/blog kita maka caranya juga akan mudah meskipun harus review juga akan tetapi lebih mending dan lumayan cepat menunggunya. Yaitu dengan cara meng-otoritaskan situs anda( memberikan url anda di otoritas )

Itulah perjalanan mendaftar saya di adsense. Jika ada pertanyaan, silahkan bisa tanyakan di kolom komentar yang tersedia di bawah.

Strategi Sukses NgeBlog

Strategi Sukses NgeBlog

Merupakan sebuah perencanaan yang dilakukan oleh seorang blogger mania guna mendapatkan hasil yang baik dan cukup menarik perhatian pengunjung.  Beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam belajar ngeblog untuk memulainya dengan tepat. Maka anda perlu stategi untuk mampu bersaing dengan para blogger mania lain yang sudah lumayan terkenal. Apakah anda dapat menyainginya ? Jawabannya bisa. Yaitu dengan usaha keras anda yang tentunya harus jangan setengah-setengah.

Beberapa diantaranya dalam membuat stategi yang tepat sesuai dengan incaran anda. Maka anda berlu :

1. Koneksi Internet yang tak terbatas atau unlimited
Dengan adanya koneksi internet yang tak terbatas maka  semua masalah situs/ blog yang anda kelola bisa dipantau karena bisa online terus.

2. Tahu Materi SEO dan penerapannya

Ketika seseorang hanya berhayal bahwa SEO itu akan terwujud dengan sendirinya, maka itu berarti anda sudah bakalan sulit untuk sukses ngeblog. Memang tidak salah, namun untuk mencapai hasil  yang mampu  menarik pengunjung. Maka anda harus mengawali dengan belajar SEO dan menerapkannya.

3. Tahu Keyword dengan Reset Keyword

Banyak sekali cara orang dalam mendapatkan keyword yang bagus, namun kadang kurang tepat  dengan apa yang dibucarakan. Carilah keyword di adword planner untuk bisa mengecek keyword yang ada di index google, kemudian anda berusaha bersaing didalamnya ( membuat keyword baru ).

4. Desain Template Responsife

Ketika anda menggunakan tampilan tema pada blog itu jangan asal-asalan memilih. Meskipun tampilannya sesuai dengan minat anda. Kalo anda ingin cepat berhasil, gunakanlah template yang responsife. Karena akan membantu anda dalam navigasi yang benar hanya dengan mengedit sedikit saja.

5. Jangan Kebanyakan Widget

Gunakanlah beberapa Widget seperti popular post dan juga archive blog. Itu yang paling penting. Yang lain jangan di tempelkan, Kecuali Page Visitor dan juga Ranking blog jika anda ingin menampilkan.

Itu dulu yang dapat saya sampaikan, jangan lupa untuk share dan kunjungi terus blog saya. Karena akan banyak sekali artikel pembelajaran lainnya yang sayang jika di lewatkan. Ini belum setengahnya dari ilmu blog yang saya bagikan. Masih ada kelanjutannya.

Thursday, 21 April 2016

Pesona Uang

Pesona Uang

Dalam suatu kesempatan, iblis pernah mendatangi Nabi Isa as. Waktu itu, beliau sedang berada di dekat pintu Baitul Maqdis.

"Hai la'natullah, aku ingin menanyakan beberapa hal kepada mu!" kata Nabi Isa as ketika melihat iblis datang menghampiri.

"Silahkan Engkau kemukakan."
"Muslihat apa yang telah kamu lakukan terhadap umat Nabi Musa?"

"Aku membisiki mereka supaya tertarik untuk memeluk agama Yahudi."

"Lalu, jerat apa yang akan kamu pasang untuk menyesatkan umatku?"

"Aku membujuk mereka supaya mau menjadikan engkau sebagi tuhan."

"Strategi apa yang akan kamu terapkan untuk memerdaya umat Nabi Muhammad SAW?"

"Yang terakhir ini cukup sulit, aku sudah kehabisan cara. Semua hal pernah aku coba, tetapi hasilnya selalu saja kurang memuaskan. Sampai akhirnya kutemukan cara baru, yaitu menebar pesona uang. Cara ini ampuh untuk menjerat umat Muhammad. Mereka gampang tergoda dengan uang. Kubuat mereka tergila-gila pada uang. Dengan begitu, mereka lupa akan kalimah, La ilaha illallah."

Sumber : Buku "Like Father Like Son" Penulis Mohamd Zala Al-Farisi

Fitness Untuk Kesehatan

Fitness Untuk Kesehatan

Bukan hanya rumah tangga saja yang memounyai kebutuhan, namun olahraga juga banyak membutuhkan kebutuhan. Hasil dari pada fitness akan sangat terlihat berdasarkan kebutuhan. Karena juka anda tidak punya kebutuhan tersebut dapat dipastikan anda tidak mendapatkan perubahan.

Ade Rai


1. Tercukupinya Suplementasi

Jika anda merupakan pecinta fitness dan mengikuti program latihannya. Maka yang paling utama adalah suplement atau penambah masukan makanan. Suplement sangat dibutuhkan pefitness Indonesia, mengingat dari asupan makanan orang negri kita yang sangat kurang terpenuhi.

2. Alat Mandi

Pastikan anda membawa peralatan mandi untuk kebersihan setelah latihan dan pulang kerumah langsung makan. Untuk handuk sendiri anda kalo bisa bawa dua. Satu untuk mengusap keringat ketika latihan dan satunya lagi untuk mengusap air sisa dari mandi.

3. Pastikan Menggunakan Baju Longgar dan menyerap keringat

Itu sangat butuh, karena kalo tidak, kulit anda tidak bisa bernafas yang akhirnya malah membuat anda tidak sehat karena keringat yang seharusnya keluar malah tertahan oleh baju anda yang tidak sehat.
Sekian dan terimakasih. Semoga mengerti apa yang saya sampaikan. Jangan lupa share agar  semua bisa sehat.

Agar Iblis Menderita

Agar Iblis Menderita

Demi Dzat yang telah melaknatmu! Aku ingin mengajukan beberapa pertanyaan,"Kata Nabi Isa dengan suara lantang ketika iblis datang dengan maksud menggoda beliau.

Mendengar pertanyaan itu, iblis menjerembapkan diri ke dalam tanah. kemudian, tubuhnya berguling-guling.
"Seandainya Tuan tidak memintaku dengan nama Dzat yang telah melaknatku, aku tidak sudi menjawab pertanyaan Tuan."
"Pertama, apa yang dapat menyeret tubuhmu? Kedua, apa yang dapat mematahkan punggungmu?

"Tubuhku dapat terseret-seret ketika mendengar suara ringkikan kuda. Bukan sembarang kuda, tetapi kuda yang ditunggangi untuk berjihad fi sabilillah. Adapun yang dapat mematahkan punggungku adalah shalat sunat di rumah dan shalat berjamaah di masjid."

Sumber : Buku "Like Father Like Son" Penulis Mohamad Zaka Al-Farisi

Tuesday, 19 April 2016

Nabi Juga Pakai Kemenyan

Nabi Juga Pakai Kemenyan, Siapa Bilang Bid'ah?

Sejak zaman Nabi dan Salafush Shaleh kemenyan sudah jadi bagian dari beberapa ritual umat Islam. Rasulullah SAW dan para Sahabat sendiri sangat menyukai wangi-wangian, baik yang berasal dari minyak wangi hingga kemenyan.

Semua rekam jejak dan bukti-bukti itu bisa kita jumpai dalam sejumlah hadis berikut:

عَنْ نَافِعٍ، قَالَ: كَانَ ابْنُ عُمَرَ «إِذَا اسْتَجْمَرَ اسْتَجْمَرَ بِالْأَلُوَّةِ، غَيْرَ مُطَرَّاةٍ وَبِكَافُورٍ، يَطْرَحُهُ مَعَ الْأَلُوَّةِ» ثُمَّ قَالَ: «هَكَذَا كَانَ يَسْتَجْمِرُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

"Dari Nafi’, ia berkata, "Apabila Ibnu Umar mengukup mayat (membakar kemenyan), maka beliau mengukupnya dengan kayu gaharu yang tidak dihaluskan, dan dengan kapur barus yang dicampurkan dengan kapur barus. Kemudian beliau berkata, “Beginilah cara Rasulullah SAW ketika mengukup jenazah (membakar kemenyan untuk mayat)”. (HR. Muslim)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: " أَوَّلُ زُمْرَةٍ تَدْخُلُ الجَنَّةَ عَلَى صُورَةِ القَمَرِ لَيْلَةَ البَدْرِ، ... الى قوله ... وَوَقُودُ مَجَامِرِهِمْ لأَلُوَّةُ - قَالَ أَبُو اليَمَانِ: يَعْنِي العُودَ -، وَرَشْحُهُمُ المِسْكُ
"Dari Abi Hurairah radliyalahu 'anh, bahwa Rasulullah SAW bersabda : "Golongan penghuni surga yang pertama kali masuk surga adalah berbentuk rupa bulan pada malam bulan purnama, … (sampai ucapan beliau) …, nyala perdupaan mereka adalah gaharu, Imam Abul Yaman berkata, maksudnya adalah kayu gaharu” (HR. Imam Bukhari)

Demikian juga hadits shahih riwayat Imam Ahmad dalam musnadnya,
عَنْ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " إِذَا أَجْمَرْتُمُ الْمَيِّتَ، فَأَجْمِرُوهُ ثَلَاثًا “
Dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia berkata,
Nabi Shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda : Apabila kalian mengukup mayit di antara kalian, maka lakukanlah sebanyak 3 kali” (HR. Ahmad)

Shahih Ibnu Hibban juga meriwayatkan sebuah shahih (atas syarat Imam Muslim):
عَنْ جَابِرٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " إِذَا جَمَّرْتُمُ الْمَيِّتَ فأوتروا
“Dari Jabir, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : “Apabila kalian mengukup mayyit, maka ukuplah dengan bilangan ganti (ganjilkanlah)” (HR. Ibnu Hibban, diriwayatkan juga oleh Ibnu Abi Syaibah)
Diriwayatkan juga bahwa sahabat Nabi SAW berwasiat jika beliau telah meninggalkan dunia, supaya kain kafannya di ukup.
عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ أَنَّهَا قَالَتْ لِأَهْلِهَا: «أَجْمِرُوا ثِيَابِي إِذَا مِتُّ، ثُمَّ حَنِّطُونِي، وَلَا تَذُرُّوا عَلَى كَفَنِي حِنَاطًا وَلَا تَتْبَعُونِي بِنَارٍ
“Dari Asma` binti Abu Bakar bahwa dia berkata kepada keluarganya; "Berilah uap kayu gaharu (ukuplah) pakaianku jika aku meninggal. Taburkanlah hanuth (pewangi mayat) pada tubuhku. Janganlah kalian tebarkan hanuth pada kafanku, dan janganlah mengiringiku dengan membawa api."

Riwayat shahih ini terdapat dalam Al-Muwaththa’ Imam Malik, As-Sunan Al-Kubra Imam Al-Baihaqi. Bahkan, ada juga riwayat tentang meng-ukup masjid:
جَنِّبُوا مَسَاجِدَكُمْ صِبْيَانَكُمْ، وَخُصُومَاتِكُمْ وَحُدُودَكُمْ وَشِرَاءَكُمْ وَبَيْعَكُمْ وَجَمِّرُوهَا يَوْمَ جَمْعِكُمْ، وَاجْعَلُوا عَلَى أَبْوَابِهَا مَطَاهِرَكُمْ
“Jauhkanlah masjid-masjid kalian dari anak-anak kecil kalian, dari pertikaian di antara kalian, pendarahan kalian dan jual beli kalian. Ukuplah masjid-masjid itu pada hari perhimpunan kamu dan jadikanlah pada pintu-pintunya itu alat-alat bersuci kalian. (HR. Imam Al-Thabrani, Ibnu Majah, Abdurrazaq dan Al-Baihaqi)
Imam Adz-Dzahabi rahimahullah pernah menyebutkan dalam kitabnya Siyar A’lam An-Nubala’ (5 /22 ) tentang biografi Nu’aim Bin Abdillah Al-Mujammar, sebagai berikut :
نعيم بن عبد الله المجمر المدني الفقيه ، مولى آل عمر بن الخطاب ، كان يبخر مسجد النبي صلى الله عليه وسلم
.
“Nu’aim Bin Abdillah Al-Mujammar, ahli Madinah, seorang faqih, Maula (bekas budak) keluarga Umar Bin Khattab. Ia membakar kemenyan untuk membuat harum Masjid Nabi SAW.

Cara Menjur Menjadi Keluarga Sakinah

Cara Manjur Menjadi Keluarga Sakinah


Akan lebih mudah untuk merealisasikan keluarga "Sakinah mawaddah wa Rahmah" sesuai impianmu sebelum menikah, apabila "Pasutri" Pasangan suami istri mengerti dan memahami hak-hak masing pihak.
Keinginan dan impian itu sejatinya sudah pernah ada sejak anda memasangkan cincin pernikahan kepada sans Istri dan istri juga sudah berjanji untuk bersama-sama mengarungi bahtera kehidupan berumah tangga, namun seiring berjalannya waktu, Misi prinsipil dalam ikatan suci itu terabaikan tanpa alasan.
Hal itu juga dituangkan di buku nikah anda, mungkin anda tidak sempat membacanya atau mengulangi untuk membacanya lagi.

Saudara-saudariku.

Adapun Pernikahan merupakan tanggung jawab yang berat bagi pasangan suami istri. Karena hal itu adalah Amanat dari Allah Ta'ala dan wasiat Rasulullah yang harus dijaga.

SUAMI sebagai IMAM, Pemikul (pengemban) amanah terberat, tidak sekedar memberi nafkah zhohir dan bathin Tetapi ia juga bertanggung jawab dengan "NAFKAH TARBIYYAH" Pendidikan anak (dengan Ilmu Agama & Akhlak) dan membimbing istri menjadi istri yang sholehah.
Mudah-mudahan Allah Ta'ala memudahkan dan mewujudkan segala impian kita menuju kebaikan dunia dan Akhirat,

Ngeblog Bukan Hal Instan Untuk Meraih Dollar

Ngeblog Bukan Hal Instan Untuk Meraih Dollar

ya, Jangan anda ngeblog karena jika dipikiran anda hanya ada uangsaja. Pikirkanlah manfaat yang lain jika anda ingin ngeblog. Tulisan juga harus sesuai hati anda dan yang paling tepat arahnya mau kemana ketika anda ngeblog. Jika anda hanya berpikiran duit dan duit saja maka hal tersebut tidak akan menjadikan anda bisa.

Kenapa ? Alasannya akan saya bahas pada pernyataan dibawah ini.

Bingung mau nulis apa
Pasti Bingung update artikel

1. Didunia ini ngga ada yang instan

Mie ajah yang katanya instan nyatanya harus di rebus dulu. Intinya dalam usaha ngeblog itu tidak kalah sama dengan kerja yang lain. Malahan ngeblog itu justru membuat anda jenuh karena pusing setiap hari harus upload artikel.

2. Bagikan Ilmunya baru dapat duitnya

Kalo mau dapat banyak berkah ya harus berbagi ilmu yang banyak juga, jangan pelit dan bermalas-malasan. Alasan ini bukan hanya pada blog saja, tapi usaha  lain juga pasti akan seperti ini.

3. Butuh pengorbanan dan pikiran yang ekstra

Itu memang ada pada setiap perjuangan, itulah kenapa saya bilang tidak usah ngeblog, toh hasilnya akan sama kan perjuangannya.

Tapi kok saya ngeblog ? Itu kan pertanyaan yang ada di pikiran anda. Jwabannya adalah karena saya suka berjuang dan juga tahu manfaat dari ngeblog yang sesungguhnya. Apa itu ? Ngeblog yang sesungguhnya itu dari hati, dan banyak berdasarkan pengalaman. Manfaat dari pada blog yang membuat saya sangat banggga mempunyai blog adalah adanya ilmu yang saya bagikan ini ilmu yang positif, sehingga dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Selain dapat pahala yang banyak karena ilmu saya bermanfaat, saya juga bisa mendapatkan manfaat dunia yang tercukupi yaitu uang. Jadi pahala dapat uang juga dapat. Bahkan jika kita konsisten menulis artikel setiap hari, maka kita akan semakin banyak peluang untuk menghasilkan uang yang lebih banyak lagi.

Terimakasih sudah membaca artikel saya. Jika sudah tahu, tinggal pikirkan. Mau ikut seperti saya ngeblog dapat pahala juga dapat penghasilan. Apa hanya ingin yang nyata saja penghasilan anda langsung. Lalu tua tidak lagi mendapatkan hasil setelah sudah Pensiun atau bahkan di pecat jadi karyawan.
Sekian.
Hidup  itu pilihan. Maka tentukanlah mana pilihan anda yang menurut anda terbaik.

Jangan lupa share yah :)

Monday, 18 April 2016

Harta Adalah Cobaan

Harta Adalah Cobaan


HABIB ALI AL-JUFRI berkata:
“Harta dunia hakikatnya adalah cobaan. Karena itu jika anda melihat orang memiliki harta atau apa pun yang sifatnya duniawi. Anda mestinya prihatin dan mendoakan agar ia disembuhkan serta diberi pertolongan atas cobaan itu.
Bukan malah mendengki mereka dan berharap seperti mereka. Anda benar-benar bodoh jika mendengki seseorang karena dunia.
Apa yang anda dengkikan? Dunia tidak lebih dari bangkai dan kotoran. Daripada mendengki, sebaiknya anda doakan saja mereka semoga diberi petunjuk oleh Allah dalam menggunakan nikmat itu.
Kalau anda mau iri, tunjukkanlah itu kepada orang yang selalu berbuat baik, orang yang senantiasa taat, dan orang yang hatinya bercahaya. Maksudnya, jadilah anda seperti mereka.
Dunia tidak hanya dimiliki Qarun, tetapi juga orang-orang saleh. Dimiliki Abu Bakar dan Abdurrahman ibn Auf. Lihatlah bagaimana mereka memperlakukan dunia.
Tunjukkanlah iri anda kepada mereka yang baik dalam memperlakukan dunia, bukan kepada dunia yang mereka miliki.”

Mengobati Pemyakit Lupa

Mengobati Penyakit Lupa

جاء أحد إلى رجل الصالح, وقال هل للنسيان من علاج أو دواء ؟

قال: نعم له دواء بفضل الله , وهي; الإستغفار،والصلاة على النبي,و الكتابة ولهذا امتن الله عز وجل على عباده بها فقال : ( اقرأ باسم ربك الذي خلق * خلق الإنسان من علق * اقرأ وربك الأكرم * الذي علم بالقلم )
فقال ” اقرأ ” ثم قال : ” الذي علم بالقلم ” يعني اقرأ من حفظك،فإن لم يكن فمن قلمك فالله تبارك وتعالى بين لنا كيف نداوي هذه العلة،وهي علة النسيان وذلك بأن نداويها بالكتابة
Seseorang datang kepada orang sholeh dan bertanya:
Apakah sifat lupa itu bisa disembuhkan atau ada obatnya?
orang sholeh itu pun menjawab:
Ya, ada obatnya dengan keutamaan Allah, yaitu dengan cara:
1. Istighfar
2. Membaca Shalawat Nabi
3. dan menulisnya. Karenanya Allah Azza wa Jalla menganugerahkan kemampuan menulis ini kepada para hambaNya. Allah berfirman:
اقرأ باسم ربك الذي خلق * خلق الإنسان من علق * اقرأ وربك الأكرم * الذي علم بالقلم
“Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal daging. Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan dengan pena.”
Allah berfirman, “Bacalah,” kemudian berfirman, “Yang mengajarkan dengan pena.” Maksudnya: Bacalah dari hafalanmu, dan jika tidak (mampu) maka dari tulisanmu. Allah Tabaraka wa Ta’ala menjelaskan kepada kita bagaimana cara mengobati penyakit ini, yakni penyakit lupa, yaitu kita mengobatinya dengan menulisnya.”
والله أعلمُ بالصواب
نفعنا الله وإياكم...
"Semoga bermanfaat untuk kita semua..."

Indahnya Wajah Ulama

Indahnya Wajah Ulama


Oleh: Husein Ali Assegaf

Wajah yang memancarkan ilmu cahaya nabi Muhammad saw, wajah yang dipenuhi tawadhu' dan takut kepada Allah, wajah yang dipenuhi rahmat kepada seluruh ummat..
Itulah indahnya wajah ulama', sungguh membuat hati siapapun yang melihat menjadi tenang dan damai..
Dengan memandang wajah mereka langsung mengingatkan kita kepada Allah swt..
Sebagaimana sudah di sampaikan oleh Rasulullah saw, dalam hadits yang Diriwayatkan oleh Abdullah bin mas'ud R.A, Rasulullah saw bersabda :
عن عبد الله بن مسعود قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
"إن من الناس مفاتيح لذكر الله إذا رؤوا ذكر الله"
" Sesungguhnya ada daripada golongan manusia yang dijadikan oleh Allah swt sebagai kunci (pembuka) untuk berdzikir kepada Allah swt (dengan dzikir yang penuh khusyu' dan rasa takut pada Allah swt), jika wajah mereka di pandang maka akan mengingatkan kepada Allah swt "
disebutkan Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh ibn 'abbas, bahwasanya seseorang telah bertanya kepada Rasulullah saw
يا رسول الله من أولياء الله؟ قال: " الذين إذا رؤوا ذكر الله "
Wahai Rasulullah saw, siapakah mereka para wali Allah?
Maka beliau saw bersabda: mereka adalah kaum yang ketika dipandang wajah mereka, maka akan langsung mengingatkan kepada Allah swt (dengan pandangan tersebut)
Memandang orang shalih, bisa membangkitkan semangat, untuk meningkatkan amalan kebaikan tatkala keimanan seseorang sedang turun. Sebagaimana dilakukan oleh Abu Ja’far bin Sulaiman, salah satu murid Hasan Al Bashri Beliau pernah mengatakan "Jika aku merasakan hatiku sedang dalam keadaan qaswah (keras), maka aku segera pergi untuk memandang wajah Muhammad bin Wasi’ Al Bishri. Maka hal itu mengingatkanku kepada kematian "
Al Imam Al Hasan Al Bashri sendiri dikenal sebagai ulama yang dengan memandangnya akan membuat seorang yang melihatnya ingat kepada Allah, sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Sirin dan Ats’ats bin Abdullah "Jika kami bergabung dengan majelis Al Hasan, maka setelah keluar, kami tidak ingat lagi terhadap dunia "
Semoga kita mendapatkan manfaat dari mereka demi keberkahan mereka, mendapatkan hidayah demi kemuliaan mereka dan ketika wafat, dalam keadaan berpegang teguh terhadap jalan mereka sehingga kelak di kumpulan bersama mereka

Sunday, 17 April 2016

Taubat Sang Pencuri Kain Kafan

Taubat Sang Pencuri Kain Kafan

Baghdad adalah kota yang terkenal dengan sebutan neeri seribu satu malam dsan menyimpan banyak hal, termasuk kisah yang satu ini, menceritakan seseorang yang suka mencuri kain kafan.

Setiap hari, orang ini mencari-cari informasi tentang orang-orang yang meninggal dunia pada hari itu. Dia akan melonjak gembira ketika mendapat kabar tentang orang yang mati. Hal itu mengintai atau ikut bergabung  bersama orang-orang yang mengantar jenazah. Setelah hal letak kuburan si jenazah, barulah dia pulang dengan tenang dan tak ada seseorang pun yang merasa curiga. Dia begiru rapi menyimpan pekerjaan busuk yang selama ini digelutinya.

Malam harinya, barulah dia beraksi dengan menenteng sebuah sekop kecil. Langkahnya begitu berhati-hati dan sikapnya selalu waspada supaya tak ada seorangpun yang memergoki kepergiannya.

Sesampainya dilokasi, dia langsung menuju kuburan yang tanahnya masih merah. Lalu, sekopnya mulai bergerak menggali kuburan. Ketika melihat kain kafan yang membungkus penghuni kubur, dia merasa senang. kain kafan itu dengan cepat diambilnya.

Namun, malam itu bukan malam keberuntunannya. Ketika hendak mengambil kain kafan, si pencuri sangat terkejut karena saat itu dia melihat api berkobar-kobar keluar dari lubangkubur. Nyaris saja tubuhnya terbakar bila tidak cepat-cepat melompat keluar. Semakin lama api itu semakin besar, bahkan sampai keluar kuburan.

Walaupun selamat, tubuh si pencuri menggigil hebat. Tak lama kemudian dia pun pingsan. Begitu terbangun, dia langsung berbalik dan lari tunggan langgang. Sepanjang perjalanan, dia terus menangis.

Belum sampai ke rumah, si pencuri berpapasan dengan seorang wali bernama syeikh Junaid. Si pencuri pun menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya. Di AKhir penuturannya, dia mengemukakan keinginannya untuk bertobat.

Dijelaskan pula, dia telah menggali kuburan tidak kurang dari sembilan puluh sembilan. Dia sangat heran karena hanya dua kuburan yang mayatnyamasih menghadap ke arah kiblat, sedangkan para penghuni kubur yang lainnya sudah berubah posisi, rata-rata membelakangi arah kiblat.

Syeikh Junaid mengungkapkan bahwa mayat mayat yang berubah posisi itu semasa hidupnya selalu ragu akan jaminan rezeki dari Allah.

Sumber : Buku "Like Father Like Som" Penulis Mohammad Zaka Al-Farisi

Penyebab Rizki Terhambat

Penyebab Rizki Terhambat


جاء رجل إلى أمير المؤمنين علي عليه السلام يشكو له الفقر وقلة الرزق ..
Datang seseorang kepada Imam Ali mengeluhkan kemiskinan dan kekurangan rezeki;

فقال له :لعلك تتكلم على الخلاء؟ قال الرجل : لايكون ذلك يا أمير المؤمنين ..
Maka beliau tanyakan;
Apakah kamu suka berbicara saat di kamar mandi ?
“Tidak.” katanya.
قال :لعلك تقلم اظفارك باسنانك؟ قال الرجل : لايكون ذلك ..
Apakah kamu suka menggigit kukumu ?
“Tidak.”
قال : لعلك تسمي أبويك باسميهما ؟ قال الرجل : لا يكون ذلك ..
Apakah kamu memanggil kedua orang-tuamu dengan nama mereka ?
“Tidak.”
قال : لعلك تترك القمامة ليلا فى دارك ؟ قال الرجل : لايكون ذلك ..
Apakah kamu membiarkan sampah bermalam dalam rumah ?
“Tidak.”
قال : لعلك تنام من غير وضوء ؟ قال الرجل : لايكون ذلك ..
Apakah kamu sering tidur tanpa wudhu ?
“Tidak.”
قال : لعلك تتقدم ابويك فى المشي ؟ قال الرجل : لايكون ذلك ..
Apakah kamu suka berjalan mendahulukan jalannya orang-tuamu ke depan ?
“Tidak.”
قال : لعلك تكنس دارك ليلا ؟ قال الرجل : لايكون ذلك ..
Apakah kamu sering menyapu rumah di malam hari?
“Tidak.”
قال : لعلك تقلم اظفارك يوم الاحد؟ قال الرجل : لايكون ذلك ..
Apakah kamu memotong kuku di hari minggu?
“Tidak”
قال : لعلك تديم اللعن على ابنائك؟ قال الرجل : لايكون ذلك يا أمير المؤمنين ..
Apakah kamu sering mengutuk anak-anakmu?
“Tidak.”
قال : لعلك تلقي بالبصاق فى بيت الخلاء ؟ قال الرجل : لايكون ذلك ..
Apakah kamu terus membuang ludah ke kamar mandi?
“Tidak”
قال : لعلك تترك اسم الله على الطعام؟ والحمد فى آخره ؟ قال الرجل : لايكون ذلك ..
Apakah kamu tidak ucap Bismillah sebelum makan ataupun Alhamdulillah setelahnya?
“Tidak.”
فقال : لعلك لاتدعو لابويك فى الصلاة ؟ قال: الرجل نعم يا أمير المؤمنين هو ذلك .
Mungkin kamu tidak mendoakan kedua orang-tuamu saat shalat ?
“Iya benar wahai Amirul Mu’miniin..itulah kekurangan saya.”
رب اغفر لي ولوالدي وللمؤمنين يوم يقوم الحساب ….

Menghormati Guru

Menghormati Guru [Tunduk dan Cium Tangan Guru]

Dahulu ada seorang lelaki yang sedang berjalan tiba-tiba terjumpa dengan Guru Mulia Al Musnid Al Arif Billa Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz Bin Syech Abu bakar bin Salim.
Dia bertanya kepada Habib Umar bin Hafidz : 

"Mengapa kamu membenarkan anak muridmu menundukkan badan lalu mencium tangan mu,kamu tidak sedar telah melakukan perbuatan syirik kepada Allah dan sepatutnya yang kita sembah hanya Allah SWT bukan mahkluk, kamu ini mengajarkan anak muridmu perbuatan yang syirik",
Dengar pertanyaan seperti ituh Guru Mulia Al Habib Umar bin Hafidz hanya membalas dengan senyuman kepada lelaki itu,selepas itu habib Umar mengambil pen yang berada di kantung baju lelaki tersebut lalu menjatuhkan nya ke lantai.
Lalu orang itu pun menunduk ingin mengambil pen nya namun Habib Umar menahann nya lalu Habib Umar pun berkata, "Apa yang akan engkau lakukan jangan menunduk kebawah". Kemudian orang tersebut berkata, "Tidak,aku hanya ingin mengambil pulpen ku saja"
Lalu Habib Umar kembali berkata, "Engkau tidak boleh menunduk ke bawah menyembah pen, yang kita sembah hanyalah Allah SWT."
Orang itu berkata kembali, "Tidak,aku bukan menyembah pen aku hanya berniat mengambil pen aku sahaja bukan untuk menyembah".
Lalu Habib Umar tersenyum dan berkata kembali, "Begitu pula anak-anak muridku. Mereka hanya bersalaman dengan menundukkan badan bukan karena ingin menyembahku namun mereka cuma ingin menghormatiku sebagai Guru mereka meskipun aku tidak menginginkan / meminta mereka seperti itu".
Dengan jawaban yang singkat itu dia pun puas dan mengerti makna yang sebenarnya. Sungguh indah jawapan untuk seseorang yang agak kurang mengerti makna menghormati.
Shallu 'alan nabiy!
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺻﻠﻴﺖ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺍﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ

Jawaban Mengapa Wanita Muslimah tidak Boleh Menikah dengan Laki-Laki Non-Muslim

Mengapa Wanita Muslimah Tidak Boleh Menikahi Laki-Laki Non-Muslim


Imam Besar Dr. Ahmad Thayyib Syeikh Al-Azhar menjawab beberapa pertanyaan dari anggora parlemen Jerman setelah memberikan pidato yang ditujukan kepada masyarakat internasional pada hari selasa (15/3/2016) waktu Jerman di kantor parlemen. Wakil Al-Azhar di bidang kesejarahan Dr. Abbas Sauman sempat melontarkan pujian atas jawaban Grand Syeikh Al-Azhar itu yang sanggup membuat semua orang di gedung parlemen itu terdiam.
Salah seorang anggota parlemen Jerman bertanya: "Tadi Syeikh Al-Azhar berbicara tentang seorang muslim laki-laki yang boleh menikahi wanita non-muslim, itu adalah hal yang bagus. Akan tetapi mengapa agama kalian (Islam) melarang seorang wanita muslimah menikah dengan laki-laki non-muslim?
Syeikh Al-Azhar menjawab: "Pernikahan di dalam Islam bukan sekedar ikatan sipil/perdata saja sebagaimana yang terjadi di negara anda. Akan tetapi pernikahan adalah ikatan keagamaan yang berdiri di atas rasa cinta dan kasih sayang dari dua pihak. Dan seorang muslim boleh menikahi wanita non-muslimah, dari agama nasrani/kristen misalnya, karena dia (laki-laki muslim) beriman kepada Nabi Isa As. sebagai syarat sempurna keimanannya. Selain itu juga agama kami memerintahkan seorang lelaki muslim untuk membolehkan wanita non-muslimah (isterinya) untuk menunaikan syariat agamanya, dan dia tidak boleh melarang isterinya untuk pergi beribadah ke gereja. Dan melarang suami yang muslim menghina simbol-simbol suci dari agama isterinya (seperti para Nabi-Nabi dan orang-orang Shaleh Yahudi: red), karena dia juga beriman kepada mereka. Dan karena ini lah rasa cinta dan kasih sayang tidak hilang dari seorang lelaki muslim kepada wanita non-muslimah. Sebaliknya jika seorang wanita muslimah menikah dengan lelaki non-muslim, sedang dia (suaminya) tidak beriman kepada Rasul kami Muhammad, dan agamanya si suami tidak memerintahkan untuk mengizinkan isterinya yang muslimah itu-jika dia menikahinya-untuk menunaikan syariat Islam (berjilbab, mendidik anak ala Islam, shalat, haji, dan lain-lain: red), atau memuliakan simbol-simbol suci Islam. Juga karena Islam adalah bentuk penyempurnaan dari Nasrani/Kristen maka dia (si suami) akan menghinanya dengan tidak menghormati simbol-simbol suci agama isterinya dan menentang Rasul yang disucikan isterinya. Maka dari itu hilang lah rasa cinta dan kasih-sayang di dalam jiwa isteri muslimah kepada suaminya yang non-muslim. Maka dari itu Islam melarang wanita muslimah menikah dengan laki-laki non-muslim."
Kemudian di akhir jawabannya syeikh Al-Azhar menantang hadirin dengan halus dan sopan, "Apabila ada di sana yang tidak setuju dengan pendapat saya maka saya akan sangat senang untuk mendengarnya." Dan tidak ada satu pun yang hadir di situ menentang pendapat Syeikh Al-Azhar.

Saturday, 16 April 2016

Keistimewaan Membaca Al-Qur'an

Keistimewaan Membaca Al-Qur'an


Ada seorang yang membaca Al-Qur'an...
Tetapi dia tidak dapat menghafalnya walaupun sedikit.
Maka, anaknya yang kecil bertanya: "Apa faedah baca Al-Qur'an tanpa menghafalnya sedikitpun?!"
Jawab ayah: "Aku akan beritahu kepadamu sebentar lagi apabila kau penuhkan bakul jerami ini dengan air laut bawa kepadaku."
Kata anak: "Mustahil ia penuh."
Jawab ayah: "Cobalah dulu."
Bakul jerami itu digunakan untuk memindahkan arang. Maka anak itu mengambilnya dan menuju ke laut, lalu coba memenuhkannya dan terus pergi kepada ayahnya dengan cepat.
Tetapi, airnya telah kering lalu ia berkata kepada ayahnya: "Tidak ada faedah saya mengisinya."
Ayahnya menjawab: "Coba lagi yang kedua!"
Maka anak itu melakukannya, tetapi masih tidak bisa untuk membawa air kepada ayahnya. Dia mencoba lagi untuk ketiga kalinya, keempat dan kelima tetapi tiada faedah kerana air tidak dapat dipenuhkan.
Anak itu merasa sangat letih dan berkata kepada ayahnya: "Tidak mungkin saya dapat memenuhkan bakul jerami ini dengan air."
Kata ayah kepada anaknya: "Adakah engkau lihat sesuatu yang berlaku kepada bakul jerami?"
Budak itu terkejut dan menjawab: "Ya ayah. Asalnya bakul jerami itu kotor dengan bekas-bekas arang, sekarang telah bersih sepenuhnya."
Maka, berkata sang ayah kepada anaknya: "Ini adalah seumpama apa yang dilakukan Al-Qur'an kepadamu. Dunia dan segala perbuatan telah memenuhi hatimu dengan segala kekotorannya, dan Al-Qur'an seperti air laut yang membersihkan hatimu walaupun engkau tidak menghafal sedikitpun ayatnya..."
Sucikan hatimu, dengan berzikir dan mengingat Allah

Faedah-Faedah Yang Bermanfaat

Faedah-Faedah Yang Bermanfaat

1. Di riwayatkan ada seorang mendatangi baginda Nabi Shallallahualaihi Wa salam, dia berkata : " Wahai Rasulullah sesungguhnya Aku adalah seorang yang pelupa, oleh itu ajarkan kepada ku doa. Baginda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menjawab " bacalah doa ini setiap Hari.
اللهم اجعل نفسي مطمئة تؤمن بلقائك وتقنع بعطائك وترضى بلقائك
Dibaca 3x.
2. Berkata Abu Turab an-nakhsyabi : Aku melihat Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa sallam 1000x, dan setiap kali aku memintanya untuk mengajari ku doa yang dapat menyelamatkan ku, maka doanya tidak lebih dari doa sebagai berikut.
اللهم أحيني على اﻹسلام والسنة ، وتوفني على اﻹيمان والتوبة
[Di nukil dari kitab An-nujumuz-Zahirah, Karangan Al-allamah Al-habib zein bin Sumaith]

7 Golongan Yang Akan Mendapat Syafaat Allah

7 Golongan Yang Akan Mendapat Syafa'at Allah

Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.
Ini adalah amalan yang sangat berat dan tidak akan dirasakan kecuali oleh orang yang mempunyai kekuatan iman dan orang yang takut kepada Allah ketika dia sendiri maupun ketika dia bersama orang lain. Dan tangisan yang lahir dari kedua sifat ini merupakan tangisan karena takut kepada Allah Ta’ala.
Seperti sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam:
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ
وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَا
“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya,salah satunya adalah:
Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.”
(HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712).